Tuesday, January 3, 2012

Fakta Tentang Pasir Hisap - Quick Sand

Dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar
Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang sulit maju ataupun mundur. Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa, belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000 jiwa manusia. Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau teluk sempit di Alaska yg indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup. Namun, sebagian besar orang kerap tdk pernah menjumpai pasir hidup, apalagi menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok yang dapat mengisap manusia ke lubang tak berdasar.

Akan larut jika permukan Quicksand terganggu
seorang ilmuwan dari Universitas Amsterdam, Belanda yakni Daniel Bonn pernah menemui seorang gembala setempat. Sang gembala menunjuk pasir hidup sambil berkata pada Bonn, bahwa pernah ada unta terperosok ke dalam kemudian lenyap tak berbekas.lalu segera ia melakukan penyelidikan terkait setelah kembai ke negaranya. Ia membawa sampel pasir ke Belanda dan menganalisis komposisinya. Setelah menemukan bahwa campuran tersebut terdiri atas pasir berkualitas tinggi, tanah liat, dan air garam, Bonn bersama timnya membuat tiruan pasir hisap dalam jumlah besar.

Ia mengamati dan menganalisa dengan cermat puluhan film yg melukiskan pemandangan pasir hidup yang menelan manusia itu, dan mendapati bahwa gambaran yang dilukiskan film-film ini sepenuhnya salah dan keliru. Kemudian, di dalam laboratoriumnya, Bonn mencampurkan pasir, tanah liat dan air garam, membentuk sebuah maket pasir hidup dalam ruangan kecil untuk diteliti. Setelah percobaan secara berulang-ulang, personel peneliti yang dipimpin Bonn mendapati, bahwa perlu waktu beberapa hari untuk membuat pasir menjadi lengket. Sebaliknya sangat mudah kalau hendak menghilangkan viskositasnya (sifat merekat), yakni cukup diberi tekanan yg pas di permukaannya. Permukaannya akan segera “larut” dengan cepat jika mendapat gangguan gerak, pasir di permukaan akan menjadi gembur (lembek), dan pasir di lapisan yang dangkal juga akan merosot ke bawah dengan cepat. Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak di permukaan pasir tenggelam ke bawah, kemudian seiring dengan meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut, pasir yg jatuh ke bawah melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu, lalu akan menciptakan endapan yang tebal, sehingga viskositas atau sifat merekat pasir bertambah cepat, mencegah obyek terperosok lebih jauh.

Butuh kekuatan mengangkat sebuah mobil
Menurut hasil penelitian, bahwa orang yang terperosok ke dalam pasir hidup umumnya tidak bisa bergerak, densitas pasir yang meningkat kemudian merekat di bagian anggota badan bawah yang terperosok dalam pasir hidup tersebut, membentuk tekanan yang sangat besas pada tubuh, membuat kita sangat sulit mengeluarkan tenaga. Orang yang sangat besar tenaganya sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut. Setelah dikalkulasi peneliti terkait, bahwa untuk mengeluarkan satu kaki korban yg terperangkap dengan kecepatan 1 cm/ detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton, atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil ukuran sedang. Kecuali dibantu dengan mobil Derek, jika tidak sulit sekali mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hidup tersebut dalam waktu singkat. Hasil penelitian terkait juga menunjukan, menurut hitungan kekuatan ini, jika secara paksa menyeret korban, maka sebelum pasir hidup “melepaskan” korban yang terperangkap, tubuh korban sudah putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu. Resiko yang diakibatkan tindakan demikian jauh lebih berbahaya dibanding membiarkan korban tetap berada dalam pasir hidup tersebut untuk sementara waktu.

Bagaimana menyelamatkan diri dari perangkap
Sebenarnya sebagian besar pasir hidup tidak jauh berbeda dengan pasir pada umumnya, tidak menyeramkan sebagaimana yang dilukiskan dalam film. Secara prinsipal, ia hanya pasir yang telah diresapi air, karena friksi (gaya gesek) antar butiran pasir berkurang, sehingga menjadi campuran pasir dan air setengah cair yg sulit mendukung. Pasir hidup biasanya dijumpai di sekitar pantai.

Menurut Benn, bahwa hanya ada satu keadaan pasir hidup dapat menenggelamkan manusia (mati tenggelam), yaitu ketika bagian kepala lebih dulu masuk ke dalam, namun kemungkinan terperosok dengan cara demikian sangat kecil. Orang yang terperosok ke dalam pasir hidup hanya merasakan sedikit tekanan pada bagian dada, agak sulit bernapas, tidak akan mengancam jiwa. Air pasang di dekat pasir hidup barulah musuh yang menakutkan bagi korban yg terperangkap.

Orang-orang keliru menafsirkan bahwa dengan menggoyangkan kaki bisa melonggarkan pasir di sekitar badan, sehingga dengan demikian dapat membantu anggota badan untuk keluar dari dalam pasir. Ilmuwan terkait menuturkan, sebetulnya bukan begitu, gerakan demikian hanya akan mempercepat endapan tanah liat, memperkuat viskositas (sifat merekat) pasir hidup, meronta membabi buta hanya akan membuat korban terperosok lebih dalam.

Benn mengatakan, “cara untuk terlepas dari pasir hidup tetap ada, yaitu korban yang terperangkap harus menggerakkan secara perlahan kedua kakinya, agar air dan pasir semaksimal merembes masuk ke daerah hampa, dengan begitu akan dapat mengurangi tekanan badan si korban, sekaligus membuat pasir agar perlahan-lahan menggembur. Selain itu, sang korban juga harus berusaha agar anggota badannya terpisah, sebab jika area permukaan pasir yg disentuh badan semakin besar, maka daya apung yang didapat akan semakin besar. Asalkan korban memiliki kesabaran yang cukup, dengan gerakan yang cukup tenang dan santai, maka secara perlahan pasti akan terbebas dari perangkap pasir hidup.

Selain itu hasil penelitian juga mendapati, saat suatu obyek terperosok ke dalam pasir hidup, kecepatan terbenamnya ditentukan oleh densitas obyek tersebut. Densitas pasir hidup umumnya 2 g/milliliter, sedangkan densitas manusia adalah 1g/milliliter. Di bawah densitas demikian, tubuh manusia yang terbenam ke pasir hidup tidak akan mati tenggelam, kerap akan berhenti sampai sebatas pinggang.

Selain itu peneliti juga mendapati, bahwa meskipun sejumlah obyek yang berdensitas lebih besar dari pasir hidup, tapi tetap bisa mengapung di atas pasir hidup. Dalam percobaan terkait, mereka kemudian meletakkan bola aluminium yang berdensitas 2.7g/mililiter di atas permukaan pasir hisap. Dan meskipun densitasnya lebih besar dari pasir hidup. Namun karena mendapat pengaruh daya apung pasir hisap dan tegangan pasir, maka bola aluminium tetap bisa dengan tenang berada di permukaan pasir hidup. Bola tersebut tidak tenggelam hingga para peneliti menggetarkan pasir hisap dan membuat gerakan yang menyebabkan campuran lebih cair. Ketika melakukan hal ini, bola aluminium benar-benar seluruhnya tenggelam.

Namun saat menggunakan bola aluminium yang memiliki kerapatan sama dengan manusia yang berarti lebih rendah daripada kerapatan pasir hisap, bola tersebut tidak pernah tenggelam walaupun campuran diperlakukan dengan kasar. Jatuhnya objek ke pasir hisap menyebabkan pastikel pasir bercampur air kehilangan kestabilan. Jika terus diberi tekanan, campuran tersebut akan berubah menjadi lebih cair di permukaan dan sangat padat di dasarnya. “Semakin besar tekanannya, semakin banyak cairan yang terbentuk di pasir hisap sehingga gerakan korban membuatnya terperosok semakin dalam,” kata Daniel Bonn, pemimpin penelitian dari University of Amsterdam sebagaimana ditulis dalam jurnal Nature edisi 29 September.

Berdasarkan pengukuran terhadap peralatan aluminium ini, meningkatkan tekanan fisik ke partikel sebesar 1 persen menyebabkan kecepatan tenggelamnya naik sejuta kali. Bonn menambahkan bahwa menarik benda dari pasir pada tahap ini membutuhkan kekuatan setara mengangkat mobil berukuran menengah.

Sabar dan tenang
“Yg paling berbahaya adalah apabila pasir hisap cenderung menarik dengan cepat,” katanya. Tapi, kesabaran dapat menyelamatkan Anda. Jika ditunggu dengan sabar, partikel pasir lambat laun akan stabil sehingga daya apung campuran tersebut akan mengangkat Anda ke atas.

Kami mengetahui bahwa lapisan pasir di bawahnya lebih rapat sedangkan air lebih banyak di lapisan atas. Lapisan pasir yang sangat pekat di bawah sangat sedikit mengandung air sehingga sulit melepas kaki yang terperosok ke dalamnya,” lanjut Bonn. Sarannya, tetaplah tenang dan biasanya Anda akan terapung. Luruskan punggung Anda untuk memperluas area yang bebas dan tunggu hingga kaki bebas dari pasir. Bonn juga menyarankan agar kaki bergerak untuk mengendalikan air sehingga Anda terapung. “Anda harus memasukkan air ke dalam pasir dan cara yang paling mudah adalah memutar-mutar sekitar kaki di dalam pasir hisap,” tambahnya.

Saran tersebut kemungkinan besar benar. Buktinya, bola aluminium kedua dalam percobaan ini tidak tenggelam lebih dari setengah bagian. Meskipun bola tersebut hanya empat milimeter diameternya, kerapatannya sama dengan manusia sehingga bisa digunakan sebagai model manusia.
Sumber: http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=104852

9 Fenomena Alam yang Harus diwaspadai di Tahun 2012

Menyambut tahun 2012, ada baiknya masyarakat mewaspadai sejumlah fenomena alam yang kemungkinan terjadi. Sedikitnya ada 9 fenomena alam yang perlu diperhatikan dan disiapkan proses mitigasinya secara benar.

1. Gempa dan Tsunami Mentawai
Ancaman dari Gempa-Tsunami Mentawai (Siberut) 8,9 SR yang dapat mengancam satu juta lebih penduduk di Padang, Pariaman, Painan dan wilayah lain di Sumatera Barat serta Bengkulu, khususnya di sepanjang pesisir barat. Catatan pengukuran jaringan CGPS SuGAr LIPI menunjukan keadaan lewat jatuh tempo pengulangan gempa besar 8.7 SR tahun 1833.

2. Potensi Gempa di Selat Sunda
Selatan Jawa Barat, serta gempa di sesar Cimandiri, sesar Lembang Jawa Barat, Bali, potensi ancaman gempa di jalur patahan aktif besar seperti di Patahan Palukoro-Matano di Sulawesi, Patahan Sorong dan Tarerua-Aiduna di Irian, dan banyak lagi sistem patahan besar di darat dan juga wilayah lautan khusunya di Indonesia Timur yang belum banyak diteliti dan dikenal orang.

3. Letusan Gunung Berapi
Setelah gempa Aceh 2004 dan Gempa Sendai, Jepang 2011, kita dihadapkan pada gunung-gunung api yang terus menerus menggeliat. Setelah letusan besar Merapi 2010, sekarang dihadapkan dengan letusan khususnya Gunung Gamalama dan aktivitas Krakatau serta 23 gunung lain yang berstatus Waspada dan Siaga.

4. Bahaya Sekunder Gunung Berapi
Bahaya sekunder gunung api terutama di Sekitar aliran sungai pasca letusan Merapi 2010. Potensi banjir longsoran material erupsi Merapi 120 juta m3 (kubik)

5. Gempa dari Patahan Sumatera
Potensi Gempa dari patahan besar Sumatra yang sudah cukup banyak diteliti serta gunung api lain pun ada yang bisa menjadi kejutan bencana karena pengetahuan dan database kegempaan gunung api kita masih minim. Untuk Patahan Sumatra segmen yang sudah lama bertapa termasuk: di wilayah Aceh, Toba, Pasaman, Bukit Tinggi ke Utara, Dempo, dan Teluk Semangko serta Selat Sunda.

6. Lumpur Lapindo
Bencana lumpur Porong Sidoarjo yang masih belum selesai, dan belum adanya kepastian penghitungan volume sumber lumpur yang masih terus keluar dari dalam bumi. Proses subsidensi (penurunan tanah) dan fenomena ikutannya berupa keluarnya gas hidrokarbon dari dalam bumi lewat rekahan-rekahan, deteriorasi kualitas lingkungan-air tanah, udara dan rambatan kerusakan dinamis pada infrastruktur di sekitar daerah semburan (di luar tanggul) masih terus terjadi.

7. Banjir
Ancaman banjir di mana-mana, khususnya Kota-kota besar seperti Jakarta dengan intensitas sama seperti yang terjadi tahun 2002 dan 2007 dan Semarang. Untuk di daerah-daerah, terutama di lereng-lereng bukit juga sering disertai dengan bencana longsor atau banjir bandang.

8. Wabah Penyakit
Iklim yang sepertinya menjadi kian tidak menentu dan ekstrim yang juga bisa menyebabkan bencana, termasuk ancaman berbagai wabah penyakit. Disamping adanya ancaman terhadap sistem ketahanan pangan dan energi.

9. Badai dan Angin ribut
Meningkatnya frekuensi kejadian topan-badai di laut, gelombang tinggi serta munculnya fenomena angin ribut beliung akibat depresi lokal.
sumber:http://www.detiknews..com/read/2012/01/01/050055/1804022/10/waspadai-9-fenomena-alam-ini-di-tahun-2012?9922022

5 Misteri Peradaban Kuno Yang Hilang

Sejarah merupakan salah satu faktor yang penting untuk menentukan keberhasilan umat manusia saat ini, namun seiring berjalannya waktu sejarah itu kian terlupakan hingga sebuah peradaban hanya akan berakhir menjadi sebuah mitos saja. Ada banyak misteri di masa lalu kita yang tua, tapi mungkin ada petunjuk untuk mengetahui masa lalu di seluruh dunia dalam bentuk puing kota, bangunan kuno, hieroglif, karya seni, dan banyak lagi. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan rasa keingintahuan manusia kepada Peradaban Kuno yang hilang maka terciptalah metode – metode baru yang lebih menjamin informasi yang akurat atau setidaknya mendekati sebuah kebenaran.
Berikut ini adalah sepuluh teka – teki yang paling menarik yang sampai saat ini masih merupakan misteri yang menarik untuk saya bahas.
1. HARTA KARUN MESIR DI GRAND CA
Pada 5 April 1909 sebuah surat kabar ‘Arizona Gazette’ menampilkan sebuah berjudul “Explorations in Grand Canyon: Remarkable finds indicate ancient people migrated from Orient.” Menurut artikel, ekspedisi ini dibiayai oleh Smithsonian Institute dan menemukan artefak di dalam sebuah gua yang dipahat pada batu oleh tangan manusia, ditemukan juga tablet bantalan hieroglif, senjata tembaga, patung-patung dewa-dewa Mesir dan mumi.
Meskipun sangat menarik, kebenaran cerita ini diragukan hanya karena situs tersebut tidak pernah kembali ditemukan. Apakah artikel itu hanya tipuan? “Meskipun tidak dapat diabaikan bahwa seluruh cerita adalah tipuan surat kabar yang rumit,” begitu kata sorang peneliti David Hatcher Childress.
2. USIA PIRAMIDA DAN SPHINX
Kebanyakan Mesir Kuno percaya Sphinx Agung di dataran tinggi Giza berusia sekitar 4.500 tahun. Namun, jumlah tersebut hanya itu – sebuah keyakinan, sebuah teori, bukan fakta. Seperti Robert Bauval mengatakan dalam “The Age of Sphinx,” “tidak ada tulisan dan tak satu pun bukti baik yang diukir di dinding ditulis pada papyrus. Jadi kapan itu dibangun?
John Anthony West menantang usia bahwa usia Piramida dan Sphinx berdasarkan pelapukan vertikal pada dasar, yang hanya bisa disebabkan oleh tetesan air dalam bentuk hujan lebat. Hujan di tengah-tengah padang pasir? Darimana air berasal? Kebetulan wilayah ini mengalami hujan yang lebat sekitar 10.500 tahun yang lalu! Hal ini akan membuat Sphinx lebih dari dua kali tua dari perkiraan awal. Bauval dan Graham Hancock telah menghitung bahwa Piramida Besar juga dibuat sekitar 10.500 SM. Mendahului peradaban Mesir. Hal ini menimbulkan pertanyaan: Siapa yang membangun mereka dan mengapa? yang jelas bukan orang indonesia.
3. NAZCA LINES
Nazca Lines atau Garis Nazca yang terkenal dapat ditemukan di padang pasir sekitar 200 kilometer selatan dari Lima, Peru. Di sebuah dataran berukuran sekitar 37 mil dan mempunyai panjang lebar  satu mil yang terukir garis-garis dan angka-angka yang membingungkan dunia ilmiah sejak penemuan mereka pada 1930-an. Merupakan garis-garis lurus sempurna, beberapa sejajar satu sama lain, banyak yang memotong, membuat garis terlihat dari udara seperti landasan pacu bandara kuno. Ini mendorong Erich von Däniken dalam bukunyaChariots of the Gods bahwa mereka benar-benar merupakan landasan pacu hasil karya orang dari luar bumi … seolah-olah mereka akan memerlukan landasan pacu. Lebih menarik adalah 70 tokoh-tokoh raksasa dari beberapa binatang yang diukir ke dalam tanah seperti monyet, laba-laba, burung kolibri.
Yang menjadi teka-teki adalah garis-garis dan angka-angka tersebut skala mereka hanya dapat dikenali dari ketinggian tinggi. (Mereka ditemukan kembali karena kecelakaan di tahun 1930-an oleh seorang pilot pesawat.) Jadi apa artinya? Beberapa orang percaya bahwa mereka memiliki tujuan astronomi, sementara yang lain berpikir bahwa mereka dibuat untuk upacara keagamaan. Teori baru-baru ini menunjukkan garis mengakibatkan sumber-sumber air berharga, tapi tidak ada yang benar-benar tahu.
4. LOKASI ATLANTIS
Ada banyak teori mengenai lokasi Atlantis sejati karena ada SPAM dalam kotak e-mail. Kita mendapatkan legenda Atlantis dari Plato yang menulis tentang  tempat yang indah, berteknologi maju dan berukuran sperti benua di Tahun 370 SM, namun deskripsi lokasinya terbatas dan samar-samar. Tentu saja banyak yang menyimpulkan bahwa Atlantis tidak pernah benar-benar ada, tapi hanya sebuah legenda saja. Mereka yang berpikir seperti itu memang telah ada yang mencari bukti atau setidaknya petunjuk di hampir setiap sudut dunia. Edgar Cayce yang terkenal berkata kata sisa-sisa Atlantis akan ditemukan di sekitar Bermuda, dan pada tahun 1969, formasi-formasi geometris batu yang ditemukan dekat Bimini percaya bahwa ramalan Cayce itu benar. Diperkirakan lokasi Atlantis termasuk Antartika, Meksiko, di lepas pantai Inggris, bahkan mungkin di lepas pantai Kuba .

5. KALENDER MAYA
Banyak orang yang takut akan kebenaran Kalender maya ini, mungkin tak menyenangkan jika bencana diperkirakan tahun 2000. Semua resah didasarkan pada penemuan bahwa Maya “Long Count” kalender berakhir pada tanggal yang sesuai dengan kita 21 Desember 2012. Apa artinya ini? Apakah ini akhir dunia akibat beberapa bencana global atau perang? Awal sebuah era baru, Umur baru bagi umat manusia? Ramalan seperti itu memiliki tradisi panjang berlalu begitu saja. Tetapi satu-satunya cara kita akan tahu dengan pasti adalah menunggu dan melihat. Wallahu a’lam.
Nah untuk yang ke-6 sampai ke-10, saya akan posting di artikel berikutnya karena jari saya sudah mulai keriting ngetik terus dari tadi.
Sumber : Unikboss.blogspot.com

Fenomena Sleep Paralysis Tidur Seperti di Tindih Setan

Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.

Ya, kalian mengerti maksudnya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau erep-erep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.

Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh.

Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali, biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.

Sleep Paralysis
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh).

Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan.

Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.

Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.
Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien.
Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.


Kurang Tidur
Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM). Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan.

Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM.

Pada tahap inilah mimpi terjadi. Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.

Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.

Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara

Afro-Amerika,
Gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

China
Disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

Meksiko
Disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

Kamboja, Laos dan Thailand 
Disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

Islandia 
Disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
 
Turki 
Disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

Di budaya Jepang,
Disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.

Vietnam
Disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.

Hungaria 
Disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.

New Guinea
Fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.
sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12300964

Monday, January 2, 2012

Ampas Kopi Berfungsi sebagai Pupuk Organik

Setiap harinya, masyarakat di dunia mengkonsumsi bercangkir-cangkir kopi. Namun, banyak yang tidak tahu jika ampas kopi berguna bagi kebun dan tanaman di sekitar Anda. Sehingga akhirnya ampas kopi tersebut hanya dijadikan limbah.

Tahukah Anda, ampas kopi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman Anda?

Ampas kopi merupakan pupuk oranik yang ekonomis dan ramah lingkungan. Tetapi, ampas kopi tidak cocok dijadikan sebagai pupuk bagi tanaman anggrek dan kaktus.

Ampas kopi mampu menambah asupan Nitrogen, Fosfor, dan Potassium (NPK) yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga tanaman tumbuh dengan sehat. Ampas kopi dapat ditebarkan di halaman rumah, kebun, taman, dan pot, sehingga dapat mengeluarkan zat pelan-pelan. Selain itu, ampas kopi mengandung magnesium, sulfur, dan kalsium yang berguna bagi pertumbuhan tanaman.

Anda dapat menggunakan ampas kopi sebelum media tanam basah setelah disiram atau dibasahi hujan. Hal tersebut menyebabkan pelepasan nitrogen yang lambat ke dalam tanah. Pelepasan nitrogen secara cepat membahayakan, sama halnya dengan membakar otot daun dan tanaman mati. Nitrogen merupakan elemen paling penting untuk pertumbuhan tanaman dan dibutuhkan dalam jumlah yang banyak. Hal ini penting bagi klorofil di tanaman membuat proses fotosistesis dan warna hijau memungkinkan untuk tanaman. Tanaman yang kekurangan nitrogen menunjukan pertumbuhan yang terhambat dan daun yang kekuningan. Kekurangan nitrogen menyebabkan masalah, kebanyakan nitrogen juga menyebabkan masalah.

Jika ada banyak nitrogen, hal tersebut akan menyebabkan tanaman tumbuh dengan batang yang lemah. Kualitas menghasilkan buah seperti peach dan apel akan lebih rendah dan kandungan gula pada buah seperti beetroot akan rendah. Di samping itu, hal tersebut akan menyebabkan akumulasi nitrat dalam daun tanaman yang dapat dimakan. Mencerna makanan seperti makanan tinggi nitrat dapat menyebabkan resiko pada kesehatan hewan dan manusia.

Walaupun jumlah nitrogen sangat banyak di atmosfer, tanaman tidak mampu menggunakannya secara langsung, kecuali diproses secara alami di tanah. Oleh karena itu, dengan menambahkan ampas kopi ke tanah menghasilkan pelepasan rendah nitrogen. Hal tersebut sama seperti menambahkan pupuk ke tanah.
sumber:http://matoa.org/ampas-kopi-berfungsi-sebagai-pupuk-organik/